Jumat, 26 September 2014

Kebiasaan orang Arif.dinukil dari kitab Tambihul Ghofilin


وَقَالَ بَعْضُ الْحُكَمَاءِ: حِرْفَةُ الْعَارِفِ سِتَّةُ أَشْيَاءَ: 

إِذَا ذَكَرَ اللَّهَ افْتَخَرَ، 
  
وَإِذَا ذَكَرَ نَفْسَهُ احْتَقَرَ، 
  
وَإِذَا نَظَرَ فِي آيَاتِ اللَّهِ اعْتَبَرَ، 
  
وَإِذَا هَمَّ بِمَعْصِيَةٍ أَوْ شَهْوَةٍ انْزَجَرَ، 
  
وَإِذَا ذَكَرَ عَفْوَ اللَّهِ اسْتَبْشَرَ، وَإِذَا ذَكَرَ ذُنُوبَهُ اسْتَغْفَرَ


sebagian orang bijak pernah berkata:" kebiasaan orang arif itu ada enam perkara:


1. ketika mengingat Allah dia berbesar hati
2. ketika mengingat dirinya sendiri dia merasa rendah diri.
3. ketika melihat ayat2 Allah dia mengambil pelajaran darinya.
4. ketika terbersit didalam hati ingin melakukan maksiat atau syahwat dia mencegahnya.
5. ketika mengingat ampunan Allah dia merasa senang.
6. ketika mengingat dosa dosanya dia meminta ampun kepada Allah."


wallohu a'lam.


تنبيه الغافلينأبو الليث السمرقندي

Share:

0 komentar:

Blogger templates

ADA YANG BARU DI HATI